Kamis, 23 Februari 2012
Healthy : Penyakit Seribu Wajah
Penyakit Seribu Wajah
Sabtu, 15 Oktober 2011 - 12:33:01 WIB
Systemic lupus erythematosus (SLE)
TERKAIT:

Jika anda ingat kata 'Lupus', bayangan anda pasti tertuju pada sebuah filem tahun '70-an. Sebuah film remaja yang diangkat dari novel best seller karya Hilman Hariwijaya. Tapi yang kita bahas di tulisan ini bukan sebuah film, melainkan penyakit yang aneh yang masih sulit didiagnosa. 

Nama penyakit itu adalah Lupus. Tepatnya penyakit Systemic Lupus Erythematosus atau SLE. Penyakit ini adalah penyakit autoimun menahun. Penderita diserang daya tahan tubuhnya, sehingga menimbulkan gangguan pada berbagai organ tubuh dan peradangan seperti  pada kulit dan persendian.

Dalam keadaan normal, sistem kekebalan tubuh berfungsi mengendalikan  pertahanan tubuh, melindungi tubuh dari virus, kuman atau benda asing, dan melawan infeksi. Pada penyakit Lupus, antibodi yang dihasilkan untuk pertahanan tubuh ini berbalik melawan sel tubuhnya sendiri.

Organisasi Kesehatan Dunia  atau WHO mencatat jumlah penderita penyakit  Lupus di seluruh dunia dewasa ini mencapai lima juta orang. Sebagian besar dari mereka adalah perempuan usia produktif dan setiap tahun ditemukan lebih dari 100 ribu penderita baru.

Di Indonesia, jumlah penderita penyakit Lupus secara tepat belum diketahui. Diperkirakan mencapai jumlah 1,5 juta orang.  Diagnosis penyakit Lupus tidak mudah dan sering  terlambat  karena  gejala yang timbul menyerupai gejala berbagai  penyakit. Sehingga Lupus dikenal sebagai penyakit yang memiliki 1000 wajah. Hal ini menjadi tantangan bagi dunia kedokteran  untuk menemukan cara baru agar dapat melakukan diagnosis dini Lupus dengan tepat.

Dari  1,5  juta orang  Indonesia yang terkena penyakit Lupus. Penderita sangat sedikit yang menyadari bahwa dirinya menderita penyakit Lupus. Diperkirakan hanya sekitar satu persen yang menyadari bahwa dirinya menderita penyakit Lupus ini. Hal ini juga  terjadi karena  gejala penyakit  Lupus  pada  setiap penderita berbeda-beda, tergantung dari jumlah dan jenis antibodi yang dihasilkan serta organ yang terkena.(depkes.go.id)

(189) Dibaca - (0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
Most Popular in News
T-10 Tooltips v1.0
 
 
 
 
 
| Redaksi | Info Iklan | Terms of use | Kotak Pos | Index |
Copyright © 2011 SatuRIAU.com - Portal Keluarga Indonesia